BEM Undip demo tolak kedatangan Prabowo ke kampus mereka
Terkomentari News - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip) melakukan unjukrasa menolak kedatangan Prabowo Subianto di Kompleks Kampus Undip, Tembalang, Semarang. rencananya Prabowo akan menggelar kuliah umum di Undip.Aksi unjukrasa ini dilakukan usai peletakan batu pertama pembangunan Gedung Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Undip dan akan melanjutkan mengisi kuliah umum di Gedung Prof Soedarto Kompleks Kampus Tembalang.
Dalam orasinya, mahasiswa BEM Undip Semarang menilai bahwa Prabowo Subianto tidak berhak menjadi keynote speaker dalam kuliah umum yang bertemakan, 'Revitalisasi Kebudayaan Nasional Landasan Untuk Membangun Indonesia Baru Abad XXI.'
Selain itu, mahasiswa BEM Undip Semarang itu juga menyerukan civitas untuk tidak melupakan pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh Prabowo selama aktif sebagai Panglima Komando Strategi (Pangkostrad) berbintang tiga pada masa Orde Baru saat itu.
"Ada berapa ribu nyawa yang harus melayang atas kebringasan TNI saat itu, yang sejatinya mendapat perintah dari atasannya. Kita pun sadar, bahwasanya Prabowo Subianto merupakan aktor dari lakon Orba yang menghakimi rakyat atas penjajahan terselubung oleh bangsa sendiri," teriak koordinator aksi, Reza Auliarahman, Selasa (11/9) di halaman Kompleks Kampus Undip Tembalang saat rombongan Prabowo Subianto datang.
Untuk itu, dia meminta mahasiswa Undip bersama-sama untuk menolak lupa atas segala bentuk pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia. Mahasiswa juga menuntut Prabowo untuk memulihkan penyakit dan rasa sakit hati rakyat sebelum dirinya mendapat restu mencalonkan diri sebagai presiden dalam Pilpres 2014 nanti.
Upaya memprotes kedatangan Prabowo Subianto juga dilakukan oleh mahasiswa yang berada di balkon Gedung Prof Soedarto bagian paling atas. Sebanyak empat orang mahasiswa membentangkan spanduk di akhir kuliah umum.
Spanduk bertuliskan 'Mahasiswa Undip Menolak Lupa' itu secara mendadak dibentangkan dihadapan Prabowo Subianto. Namun, petugas Resimen Mahasiswa (Menwa) Undip Semarang dengan sigap dan cepat meringkus dan menggiring keempat mahasiswa keluar dari Gedung Prof Soedarto.
"Nggak apa-apa, nggak apa-apa!" tegas Prabowo yang sempat melihat dan membaca isi spanduk yang dibentangkan empat mahasiswa itu.
Saat ini, kuliah umum yang diikuti oleh Civitas Akademika dan kurang lebih 1.000 mahasiswa Undip dari berbagai jurusan itu masih dalam proses upacara penutupan.
Recent Comments Widget